Rabu, 29 September 2010

Jalan orang benar

Jalan orang benar itu seperti cahaya fajar (Ams 4:18)

Orang benar adalah orang yang hidup sesuai kebenaran firman Tuhan,kalau jalannya terang maka dia tidak akan tersandung.

So,mari terus hidup sesuai kebenaran firman,supaya kita bisa melihat jalan menuju berkat yang telah Tuhan sediakan bagi kita hari ini.

Senin, 06 September 2010

Kejarlah Hikmat

Kejar dan carilah Hikmat maka....

Engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan dan kejujuran bahkan setiap jalan yang baik.

Kebijaksanaan akan memelihara engkau

pengetahuan akan menyenangkan engkau

Engkau akan terlepas dari jalan yang jahat

terlepas dari orang yang mengucapkan tipu muslihat

Minggu, 05 September 2010

Sifat-Sifat Seorang Sahabat Baik

Sifat-Sifat Seorang Sahabat Baik
Sumber Bahan
Judul Buku/Buletin : Pola Hidup Kristen
Penulis/Narasumber : Adrian Rogers
Penerbit : Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang, 2002
Halaman : 991 - 993

Orang yang mempunyai sahabat baik dan merupakan sahabat baik bagi orang lain sesungguhnya adalah orang yang sangat kaya dan puas. Persahabatan yang baik seharusnya menunjukkan ciri-ciri seperti berikut ini :

  1. Persahabatan yang baik tidak mementingkan diri sendiri.

    Amsal 17:17 mengatakan bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Karena itu persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Ada orang-orang yang berkata, "Saya akan menjadi sahabatmu jika, atau apabila, atau sampai, atau karena." Semua ini adalah syarat-syarat dan syarat bisa berubah. Tetapi sahabat sejati mengasihi setiap waktu. Seorang sahabat yang berkata, "Aku mengasihimu jika" atau "Aku mengasihimu bila" bukan sahabat seperti yang dilukiskan oleh Alkitab. Sahabat sejati akan berkata, "Aku mengasihimu setiap waktu. Kasihku tidak bersyarat dan tidak mementingkan diri sendiri."

  2. Persahabatan sejati bersifat teguh.

    Kembali Amsal 17:17 berkata bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Sebuah penerbitan Inggris menawarkan hadiah bagi orang yang memberikan definisi terbaik tentang persahabatan. Sebuah definisi yang tercantum dalam sayembara terhormat itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita." Definisi lain berbunyi, "Seorang sahabat adalah orang yang mengerti kita." Tetapi definisi yang memenangkan hadiah dalam sayembara itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang masuk pada saat dunia keluar." Betapa benarnya definisi ini! Jika Saudara ingin sungguh-sungguh mengetahui berapa banyak sahabat yang Saudara miliki dan siapa mereka, buatlah kesalahan dan lihatlah apa yang terjadi. Setelah Saudara mengetahui kesulitan, coba lihat berapa banyak kawan Saudara yang masih setia kapada Saudara. Persahabatan sejati itu teguh.

  3. Persahabatan sejati bersedia berkorban.

    Amsal 18:24 berkata, "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara." Persahabatan sejati itu mahal, tetapi memang sepadan dengan nilainya. Kata Indian untuk sahabat berasal dari sebuah kata gabungan yang berarti "orang yang memikul kesusahanku pada pundaknya." Jadi kalau saya ingin menjadi sahabat, saya harus hidup dengan bersedia berkorban bagi orang yang menerima persahabatan saya.

  4. Persahabatan sejati bersifat menyucikan.

    Amsal 27:17 berkata, "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Seorang sahabat sejati akan menjadikan Saudara orang yang lebih baik. Persahabatan sejati membuat hidup Saudara lebih maju, mempertajam kecerdasan Saudara dan membuat Saudara lebih giat. Saudara akan menjadi orang yang lebih baik dan lebih berguna karena persahabatan itu.

Persahabatan sejati tidak akan menumpulkan pengaruh Saudara atau menumpulkan kerohanian Saudara. Seorang sahabat sejati adalah orang yang cukup peduli sehingga ia akan menegur bila Saudara salah. Alkitab berkata dalam Amsal 27:6, "Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah."

Sanjungan bukan persahabatan. Orang yang suka menyanjung sama dengan orang munafik. Seorang munafik mengatakan di belakang Saudara apa yang tidak akan dia ucapkan di muka Saudara, tetapi seorang penyanjung mengatakan di depan Saudara apa yang tidak akan ia katakan di belakang Saudara. Seorang sahabat sejati sebaliknya, ia bersifat jujur terhadap Saudara dan terhadap orang lain.

http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/065/

Kamis, 02 September 2010

Kunci tetap bertahan

Kunci untuk tetap bertahan ketika badai menerpa adalah hubungan yang intim bersamaNya

Ada banyak masalah dalam hidup ini yang tidak memiliki penyelesaian yang cepat atau jawaban yang mudah. Bertahan dalam penderitaan fisik atau emosional menuntut stamina yang luar biasa besar. Namun bagi saya, dituntut lebih dari sekedar stamina. Untuk itu dibutuhkan sumber kekuatan adikodrati dari luar. Bagi saya dibutuhkan relasi setiap hari dengan sumber kehidupan agar mampu mengahadapi hidup ini. Saya dituntut untuk mengarahkan iman saya kepada Dia yang mendengarkan doa-doa saya dan memeluk saya didalam kebisuan saya. Dibutuhkan telinga yang mau mendengar suaraNya dan hati yang terbuka untuk menerima kasih karuniaNya agar saya dapat terus melangkah, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari

2 Korintus 9:8
Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu , supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan

Allah akan menyertai saya dalam setiap keadaan, memberikan apa yang saya butuhkan dengan melimpah dan melindungi saya dari keputusaan.

(dikutip dari buku Espresso for a Woman's spirit,Pam Vredevelt)