Buka usaha baru...Blessing Bread
deg2an tapi seru....cause pelajaran lain dari melangkah dengan iman....dan membuktikan janji Tuhan yang dasyat atas keluarga kami...^^
Jalan orang benar itu seperti cahaya fajar (Ams 4:18)
Orang benar adalah orang yang hidup sesuai kebenaran firman Tuhan,kalau jalannya terang maka dia tidak akan tersandung.
So,mari terus hidup sesuai kebenaran firman,supaya kita bisa melihat jalan menuju berkat yang telah Tuhan sediakan bagi kita hari ini.
| Sumber Bahan |
| Judul Buku/Buletin | : | Pola Hidup Kristen |
| Penulis/Narasumber | : | Adrian Rogers |
| Penerbit | : | Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang, 2002 |
| Halaman | : | 991 - 993 |
Orang yang mempunyai sahabat baik dan merupakan sahabat baik bagi orang lain sesungguhnya adalah orang yang sangat kaya dan puas. Persahabatan yang baik seharusnya menunjukkan ciri-ciri seperti berikut ini :
Persahabatan yang baik tidak mementingkan diri sendiri.
Amsal 17:17 mengatakan bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Karena itu persahabatan sejati tidak didasarkan pada syarat- syarat yang berubah-ubah. Ada orang-orang yang berkata, "Saya akan menjadi sahabatmu jika, atau apabila, atau sampai, atau karena." Semua ini adalah syarat-syarat dan syarat bisa berubah. Tetapi sahabat sejati mengasihi setiap waktu. Seorang sahabat yang berkata, "Aku mengasihimu jika" atau "Aku mengasihimu bila" bukan sahabat seperti yang dilukiskan oleh Alkitab. Sahabat sejati akan berkata, "Aku mengasihimu setiap waktu. Kasihku tidak bersyarat dan tidak mementingkan diri sendiri."
Persahabatan sejati bersifat teguh.
Kembali Amsal 17:17 berkata bahwa, "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu." Sebuah penerbitan Inggris menawarkan hadiah bagi orang yang memberikan definisi terbaik tentang persahabatan. Sebuah definisi yang tercantum dalam sayembara terhormat itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang menambah sukacita kita dan membagi kesedihan kita." Definisi lain berbunyi, "Seorang sahabat adalah orang yang mengerti kita." Tetapi definisi yang memenangkan hadiah dalam sayembara itu adalah: "Seorang sahabat adalah orang yang masuk pada saat dunia keluar." Betapa benarnya definisi ini! Jika Saudara ingin sungguh-sungguh mengetahui berapa banyak sahabat yang Saudara miliki dan siapa mereka, buatlah kesalahan dan lihatlah apa yang terjadi. Setelah Saudara mengetahui kesulitan, coba lihat berapa banyak kawan Saudara yang masih setia kapada Saudara. Persahabatan sejati itu teguh.
Persahabatan sejati bersedia berkorban.
Amsal 18:24 berkata, "Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara." Persahabatan sejati itu mahal, tetapi memang sepadan dengan nilainya. Kata Indian untuk sahabat berasal dari sebuah kata gabungan yang berarti "orang yang memikul kesusahanku pada pundaknya." Jadi kalau saya ingin menjadi sahabat, saya harus hidup dengan bersedia berkorban bagi orang yang menerima persahabatan saya.
Persahabatan sejati bersifat menyucikan.
Amsal 27:17 berkata, "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." Seorang sahabat sejati akan menjadikan Saudara orang yang lebih baik. Persahabatan sejati membuat hidup Saudara lebih maju, mempertajam kecerdasan Saudara dan membuat Saudara lebih giat. Saudara akan menjadi orang yang lebih baik dan lebih berguna karena persahabatan itu.
Persahabatan sejati tidak akan menumpulkan pengaruh Saudara atau menumpulkan kerohanian Saudara. Seorang sahabat sejati adalah orang yang cukup peduli sehingga ia akan menegur bila Saudara salah. Alkitab berkata dalam Amsal 27:6, "Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah."
Sanjungan bukan persahabatan. Orang yang suka menyanjung sama dengan orang munafik. Seorang munafik mengatakan di belakang Saudara apa yang tidak akan dia ucapkan di muka Saudara, tetapi seorang penyanjung mengatakan di depan Saudara apa yang tidak akan ia katakan di belakang Saudara. Seorang sahabat sejati sebaliknya, ia bersifat jujur terhadap Saudara dan terhadap orang lain.
Semoga Allah, sumber pengharapa, memenuhi kamu dengna segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kau, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
amiiieeeeeennn.......
Dia, Allah sumber pengharapan kita....ketika dengan mata jasmani kita melihat,tidak ada harapan...tapi dengan mata rohani kita bisa melihat selalu ada harapan bagi orang-orang yang menaruh harapannya pada Allah yang hidup....damai sejahteraNya menjagai hati kita...yes!